<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>DUNIAKU</title>
	<atom:link href="http://abdii.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abdii.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Mar 2010 04:31:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='abdii.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>DUNIAKU</title>
		<link>http://abdii.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://abdii.wordpress.com/osd.xml" title="DUNIAKU" />
	<atom:link rel='hub' href='http://abdii.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Manfaat Segudang Teh</title>
		<link>http://abdii.wordpress.com/2010/03/14/manfaat-segudang-teh/</link>
		<comments>http://abdii.wordpress.com/2010/03/14/manfaat-segudang-teh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 04:03:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdii</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abdii.wordpress.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[KARENA segudang manfaatnya, teh hijau kian diminati masyarakat urban. Gerai-gerai kopi ternama pun tak ragu untuk menyelipkan teh hijau di dalam menu. Berbagai studi telah mengungkap berbagai manfaat daun teh hijau kering yang mengandung 40 persen polifenol. Selain dapat memerangi kanker payudara, zat ini diyakini menurunkan risiko kanker lambung, paru-paru, usus besar, dubur, hati, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=144&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KARENA segudang manfaatnya, teh hijau kian diminati masyarakat urban. Gerai-gerai kopi ternama pun tak ragu untuk menyelipkan teh hijau di dalam menu.</p>
<p>Berbagai studi telah mengungkap berbagai manfaat daun teh hijau kering yang mengandung 40 persen polifenol. Selain dapat memerangi kanker payudara, zat ini diyakini menurunkan risiko kanker lambung, paru-paru, usus besar, dubur, hati, dan pankreas.</p>
<p>Mengonsumsi teh hijau secara rutin sangat disarankan untuk membersihkan tubuh dari toksin dan mempertahankan struktur sel yang sehat. Sehabis bangun, saat santai sepulang kerja, saat mengobrol dengan teman atau keluarga, bahkan sambil mengetik laporan di kantor. Berikut lebih lengkap manfaat yang bisa didapat dari teh hijau:</p>
<p>Membuat Tubuh Rileks</p>
<p>Sebagai senyawa yang mudah diserap oleh usus, teanin akan cepat berinteraksi dengan neurotransmitter di otak untuk memberikan efek terhadap kondisi emosi dan keadaan mental seseorang. Teanin melepas neurotransmitter sehingga dapat memberikan perasaan senang dan memperbaiki mood.</p>
<p>Mengurangi Risiko Kanker</p>
<p>Antioksidan dalam teh hijau berkhasiat menjauhkan sel kanker di tubuh. Ia menekan pertumbuhan sel-sel kanker, memadamkan terbentuknya pembuluh darah baru yang djadikan tempat berkembangnya tumor.</p>
<p>Menghaluskan kulit</p>
<p>Teh hijau adalah antiseptik alami yang dapat mengurangi gatal-gatal maupun bengkak. Termasuk juga luka karena terbakar matahari dan sebagainya. Oleskan cotton pad yang telah diberi teh hijau ke luka kecil seperti tergores, memar, maupun terkena gigitan hewan.</p>
<p>Melindungi Kulit</p>
<p>Di dalam labolatorium, teh hijau yang dikonsumsi atau dioleskan langsung ke kulit dapat membantu memblok kanker kulit. Karena itu, cukup banyak produk moisturizer maupun sunscreen yang menggunakan ekstrak teh hijau.</p>
<p>Menurunkan Tekanan Darah</p>
<p>Tekanan darah yang sehat berada di bawah 120/80. Studi menunjukkan bahwa mereka yang meminum setengah cangkir teh hijau sehari terbukti mengurang 50 persen risiko akan hipertensi. Kandungan teanin di teh hijau yang bersifat antihipertensif adalah kuncinya.</p>
<p>Melindungi Ingatan</p>
<p>Teh hijau bermanfaat untuk menjaga pikiran agar tidak linglung. Orang dewasa yang meminum teh hijau setidaknya dua gelas sehari dipercaya mampu membangan permasalahan kognitif dibandingkan mereka yang tidak.</p>
<p>Awet Muda</p>
<p>Semakin muda dan sehat pembuluh darah utama, maka semakin muda dan sehat pula Anda.Teh hijau dapat membantu melancarkan pembuluh darah, dan mengurangi risiko serangan jantung maupun stroke. Seberapa banyak teh hijau yang dibutuhkan? Sekitar 10 ons setiap harinya. Teh hijau dapat pula menyerap lemak dan kolesterol dalam pembuluh darah.</p>
<p>Mengurangi Berat Badan</p>
<p>Teh hijau dapat mempercepat pembakaran kalori dalam tubuh. Ini adalah kabar baik bagi mereka yang sedang fitness dan berusaha menurunkan berat badan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abdii.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abdii.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abdii.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abdii.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abdii.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abdii.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abdii.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abdii.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abdii.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abdii.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abdii.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abdii.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abdii.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abdii.wordpress.com/144/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=144&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abdii.wordpress.com/2010/03/14/manfaat-segudang-teh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9db803e868205938d5f01b772cb10233?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abdii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ABDI KELUARGA</title>
		<link>http://abdii.wordpress.com/2008/04/09/abdi-keluarga/</link>
		<comments>http://abdii.wordpress.com/2008/04/09/abdi-keluarga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 07:29:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdii</dc:creator>
				<category><![CDATA[RAFA KECIL KU]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abdii.wordpress.com/2008/04/03/abdi-keluarga/</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=122&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><embed src='http://widget-51.slide.com/widgets/slideticker.swf' type='application/x-shockwave-flash' quality='high' scale='noscale' salign='l' wmode='transparent' flashvars='site=widget-51.slide.com&channel=216172782121113169&cy=wp&il=1' width='400' height='300' name='flashticker' align='middle' /><div style='width: 400px;text-align:left;'><a href='http://www.slide.com/pivot?ad=0&tt=0&sk=0&cy=wp&th=0&id=216172782121113169&map=1' target='_blank'><img src='http://widget-51.slide.com/p1/216172782121113169/wp_t000_v000_a000_f00/images/xslide1.gif' border='0' ismap='ismap' /></a> <a href='http://www.slide.com/pivot?ad=0&tt=0&sk=0&cy=wp&th=0&id=216172782121113169&map=2' target='_blank'><img src='http://widget-51.slide.com/p2/216172782121113169/wp_t000_v000_a000_f00/images/xslide2.gif' border='0' ismap='ismap' /></a></div></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abdii.wordpress.com/122/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abdii.wordpress.com/122/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abdii.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abdii.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abdii.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abdii.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abdii.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abdii.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abdii.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abdii.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abdii.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abdii.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abdii.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abdii.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abdii.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abdii.wordpress.com/122/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=122&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abdii.wordpress.com/2008/04/09/abdi-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9db803e868205938d5f01b772cb10233?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abdii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AGAR KITA TIDAK TERUS TERSESAT</title>
		<link>http://abdii.wordpress.com/2008/04/08/agar-kita-terus-tersesat/</link>
		<comments>http://abdii.wordpress.com/2008/04/08/agar-kita-terus-tersesat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 07:26:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdii</dc:creator>
				<category><![CDATA[INDONESIA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abdii.wordpress.com/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[Agar Kita Tidak Terus Tersesat Judul Buku : Republik Kapling Penulis : Tamrin Amal Tomagola Penerbit : Resist, Yogyakarta Tahun Terbit I : Juni 2006 Tebal : 248 + xix Halaman SEBELUM membaca buku ini, Anda perlu menyiapkan mental yang baik, sebab Anda akan dibawa ke sebuah dunia yang menakutkan dan menyeramkan. Bukan disebabkan oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=141&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Agar Kita Tidak Terus Tersesat<br />
Judul Buku	: Republik Kapling</p>
<p style="text-align:justify;">Penulis		: Tamrin Amal Tomagola</p>
<p style="text-align:justify;">Penerbit		: Resist, Yogyakarta</p>
<p style="text-align:justify;">Tahun Terbit I	: Juni 2006</p>
<p style="text-align:justify;">Tebal			: 248 + xix Halaman</p>
<p style="text-align:justify;">SEBELUM membaca buku ini, Anda perlu menyiapkan mental yang</p>
<p style="text-align:justify;">baik, sebab Anda akan dibawa ke sebuah dunia yang menakutkan dan menyeramkan. Bukan disebabkan oleh hantu atau makhluk halus lain, tetapi oleh keserakahan manusia penghuni sebuah daerah dan eksploitasi dari daerah lain untuk kepentingan pribadi. Bahkan, beberapa elite penguasa daerah itu yang didukung oleh lembaga lain, telah mengkapling-kapling tanah yang akan digunakan sendiri. Padahal tanah itu bukan tanahnya. Akibatnya, masyarakat daerah tersebut menjerit, merintih, bodoh, terbelakang, tak tahu sampai kapan. Daerah tersebut bernama Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam catatan penulis buku Republik Kapling yang juga sosiolog ini, tanah Indonesia telah dikapling-kapling oleh rezim internasional yang berkoalisi dengan penguasa atau elite politik Indonesia. Bahkan dalam buku ini secara terbuka dikemukakan keterlibatan para pensiunan tentara, pejabat birokrasi yang berusaha mengenyangkan perutnya sendiri. Untung yang menulis adalah seorang ilmuwan dan ditulis era sekarang, sehingga tidak ada masalah ’’subversif’’ yang akan dicapkan kepadanya. Akan lain ceritanya jika buku ini ditulis di era Orde Baru, karena pejabat era itulah yang dijadikan sasaran.</p>
<p style="text-align:justify;">Lihat, misalnya, secara terang-terangan Tomagola mengatakan bagaimana pejabat kita sekarang masih menutup mata terhadap pengkaplingan tersebut. Republik ini sudah dikapling baik secara politik maupun ekonomi yang disesuaikan dengan skala modal yang ditanam dan jumlah upeti yang diselundupkan ke rekening pejabat negara dan daerah serta para anggota DPR pusat dan daerah. Sebut saja, misalnya, bukit-bukit Timika untuk Freeport; Lhoksumawe untuk Exxon Mobil; beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan untuk Monsanta; Buyat-Minahasa dan Sumbawa untuk Newmont Internasional; Teluk Bintuni, Papua Barat untuk British Petroleum (BP); Kalimantan Timur untuk PT Kaltim Prima Coal; dan hutan Papua untuk sejumlah pensiunan jenderal.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya, dalam buku ini tersirat bahwa Indonesia sebelumnya sudah terkapling-kapling secara agama, suku, kebudayaan, ras dan asal daerah yang bisa memicu konflik. Tetapi, sejak lama bangsa ini mampu untuk bersatu (unity in diversity). Namun, ketika pengkaplingan itu sudah melibatkan kepentingan pribadi untuk kekuasaan politik dan ekonomi, kenyataan menjadi lain. Apalagi pengkaplingan tersebut melibatkan tembok yang bernama intelektual dan kekuasaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Penderitaan manusia Indonesia semakin menjadi-jadi. Mau bukti? Krisis yang terus muncul dan entah kapan bisa terselesaikan adalah bukti nyata itu. Dalam pengamatan penulis buku ini akar dari itu semua adalah ketidakadilan dalam memiliki dan mengontrol sumber-sumber strategis, maka jalan keluar dari kemelut masalah itu juga terletak dan terpulang pada kemampuan institusional masyarakat dan negara dalam menegakkan berbagai jenis keadilan mulai keadilan dalam perolehan akses dan aset hukum; keadilan dalam perolehan akses dan aset politik; keadilan dalam perolehan akses dan aset sosial; serta keadilan dalam perolehan akses dan aset budaya.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun demikian, ketika Orba tumbang, pengkaplingan yang berujung pada penderitaan tersebut seolah semakin menggurita. Akibatnya, kita sudah tahu semakin meluasnya tanah kaplingan dan semakin sempitnya tanah untuk kesejahteraan rakyat. Akhirnya, masing-masing dengan identitas kelompok dalam rangka mempertahankan kelangsungan hidup dan menegaskan eksistensi, masing-masing berlomba-lomba memperebutkan berbagai celah hidup (life-chances) dan terutama, berbagai sumber daya strategis (strategic resource). Tentu saja perebutan tanah kapling ini diatasnamakan rakyat Indonesia. Artinya, rakyat meminta haknya sebagai pemilik sah republik ini. Jadi, akibat ulah seseorang (menerima upeti pengkaplingan oleh lembaga luar) yang ingin mengenyangkan perut, seluruh rakyat Indonesia menjadi korban.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya ada yang kurang dari buku ini, sebab dihasilkan dari kumpulan tulisan yang dimuat di media cetak, jurnal, makalah, dan paper di beberapa kesempatan. Namanya kumpulan tulisan, kelemahan yang terasa adalah ada data dan analisis yang diulang. Dan juga, karena ditulis dalam berbagai kesempatan pembaca diharuskan mengontekskan diri pada saat, periode, peristiwa apa yang sedang disoroti. Namun demikian, data yang diulang tersebut tetap punya nuansanya tersendiri. Meskipun terpisah, namun semangat penulisnya tetap satu: yakni memprotes ketidakadilan dan penderitaan rakyat Indonesia atas keserakahan elite nasional atau internasional.</p>
<p style="text-align:justify;">Buku ini terdiri dari tiga bagian yang dispesifikasikan dengan pembahasan awal anatomi konflik sosial pasca Orba, warisan struktur sosial dan politik Orba dan oligarkhi politik dan modal: ancaman-ancaman demokrasi Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Penulis dengan jelas memetakan bahwa ada banyak sumbu kekerasan sosial yang setiap saat muncul. Ini bisa dilihat dari tulisannya yang mengupas data tentang kasus Maluku, Poso, dan Ambon sebagai sumbu utama yang setiap saat bisa terus meledak. Konflik yang melanda daerah itu karena juga kegagalan pemerintah pusat. Bahkan di bagian lain, Indonesia disebut sudah memasuki era fasis. Misalnya, bagaimana pemerintah kita memandang kelompok garis keras seperti Islam. Bahkan pemerintah mendapat dukungan langsung internasional (baca: Amerika) karena mereka juga punya kepentingan dalam pengkaplingan tanah di Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Di mata Tomagola, IMF dan Bank Dunia nyata telah ikut memicu munculnya penderitaan rakyat Indonesia. Karena lembaga tersebutlah utang Indonesia semakin menggunung. Sebagai ajaran neoliberalisme, utang bukan suatu bantuan yang diberikan secara tulus, tetapi tumbuh menjadi mesin penghisap yang mematikan sendi-sendi kehidupan bangsa ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam tulisan yang berjudul ’’Pertamina: Mesin Pemiskinan Rakyat’’ secara tegas ia menulis, ’’Bukan kenaikan harga itu yang menyayat kami, tetapi kemunafikan kemewahan telanjang itulah yang kami kutuk.’’ Seruan ini untuk menunjukkan bahwa kenaikan harga BBM tidak ada gunanya kalau korupsi di Pertamina, kolusi di elite pemerintah terus dilanggengkan dan hasilnya tetap saja memiskinkan rakyat miskin (hlm. 228). Itu menjadi penzaliman sistematis wong cilik (hlm. 229-232).</p>
<p style="text-align:justify;">Buku ini memang terkesan seolah penulisnya marah-marah terhadap keadaan. Tetapi, buku ini sebenarnya menggugah kesadaran kita untuk berusaha berubah. Pengkaplingan memang terus akan berjalan, tetapi pengkaplingan tidak akan berjalan manakala masyarakat yang tanahnya dikapling secara paksa tersebut bersatu untuk menolak. Saat ini bukan era kekuasaan Orba lagi. Ibaratnya, tanah kapling tetap akan ada meskipun masyarakat menolaknya, tetapi kalau ketua RT-nya menyetujui? Ini karena ketua RT-nya mendapat ’’komisi’’ yang tidak sedikit.</p>
<p style="text-align:justify;">Buku ini memang harus dibaca dengan hati teduh dan pikiran yang jernih karena kalau tidak Anda akan terbawa arus ’’kemarahan’’ sosiolog ini. Ia bukan tipe sosiolog pemikir saja tetapi pengabdi bangsa. Sebuah tragedi yang layak untuk disimak agar bangsa ini tidak tersesat. (*)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abdii.wordpress.com/141/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abdii.wordpress.com/141/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abdii.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abdii.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abdii.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abdii.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abdii.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abdii.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abdii.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abdii.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abdii.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abdii.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abdii.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abdii.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abdii.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abdii.wordpress.com/141/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=141&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abdii.wordpress.com/2008/04/08/agar-kita-terus-tersesat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9db803e868205938d5f01b772cb10233?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abdii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 KIAT MENJADI ORANG PINTAR</title>
		<link>http://abdii.wordpress.com/2008/04/06/10-kiat-menjadi-orang-pintar/</link>
		<comments>http://abdii.wordpress.com/2008/04/06/10-kiat-menjadi-orang-pintar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Apr 2008 02:29:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdii</dc:creator>
				<category><![CDATA[TIPS HIDUP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abdii.wordpress.com/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran. 2. Membaca [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=130&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="postentry">
<div class="snap_preview">
<p style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;">1. <span> </span>Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal </span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;"><br />
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.</span></p>
<p style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;">2.<span> </span><span> </span>Membaca adalah kunci belajar</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;"><br />
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.</span></p>
<p style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;">3. <span> </span>Mencatat pokok-pokok pelajaran</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;"><br />
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.</span></p>
<p style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;">4. <span> </span>Hapalkan kata-kata kunci</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;"><br />
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.</span></p>
<p style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;">5. <span> </span>Pilih waktu belajar yang tepat</span></strong><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;"><br />
</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;">Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.</span></p>
<p style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;">6. Bangun suasana belajar yang nyaman</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;"><br />
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain. </span></p>
<p style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;">7. <span> </span>Bentuk Kelompok Belajar</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;"><br />
Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.</span></p>
<p style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;">8. <span> </span>Latih sendiri kemampuan kita</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;"><br />
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru. </span></p>
<p style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;">9. <span> </span>Kembangkan materi yang sudah dipelajari</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;"><br />
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis. </span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;">10. Sediakan waktu untuk istirahat</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;"><br />
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.</span></p>
</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abdii.wordpress.com/130/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abdii.wordpress.com/130/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abdii.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abdii.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abdii.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abdii.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abdii.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abdii.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abdii.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abdii.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abdii.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abdii.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abdii.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abdii.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abdii.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abdii.wordpress.com/130/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=130&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abdii.wordpress.com/2008/04/06/10-kiat-menjadi-orang-pintar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9db803e868205938d5f01b772cb10233?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abdii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SAKIT PINGGANG</title>
		<link>http://abdii.wordpress.com/2008/04/05/sakit-pinggang/</link>
		<comments>http://abdii.wordpress.com/2008/04/05/sakit-pinggang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 03:15:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdii</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abdii.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Ada-ada saja yang aku rasakan sekarang ini. Geraham bungsuku sudah mulai jinak sekarang, ternyata obat dokter RS. Tugu Ibu itu paten tenan. Tetapi, sakitnya berpindah ke pinggang sekarang. Rasanya mengganggu sekali, sudah dipijet tradisional sama suami n ditempel koyo masih juga belum enakan. Apa mungkin terlalu banyak duduk di depan komputer kali ya terus lupa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=129&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#3366ff;">Ada-ada saja yang aku rasakan sekarang ini. Geraham bungsuku sudah mulai jinak sekarang, ternyata obat dokter RS. Tugu Ibu itu paten tenan. Tetapi, sakitnya berpindah ke pinggang sekarang. Rasanya mengganggu sekali, sudah dipijet tradisional sama suami n ditempel koyo masih juga belum enakan. Apa mungkin terlalu banyak duduk di depan komputer kali ya terus lupa minum. Tapi engga juga ah, aku ini orangnya suka minum n gampang haus, jadi kalo mau kerja selalu siap air minum di sebelahku. Terus kenapa ya 2 hari ini pinggangku ga enak sekali rasanya? Bukan nyeri sih… Iseng-iseng aku browsing lagi nih, lumayan biar tambah ilmunya n inilah yang aku dapatkan :</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Sakit pinggang ini adalah gangguan yang sering didapat orang, umumnya hampir setiap orang pernah mengalami satu kali sakit pinggang dalam hidupnya. Di Amerika, sakit pinggang merupakan penyebab kedua mengapa orang berobat ke dokter. Penyebab nomor satu adalah influenza.<br />
Tulang belakang. Alat tubuh yang paling sering dicurigai sebagai penyebab sakit belakang adalah tulang belakang, saraf dan otot-otot sekitarnya serta jaringan lunak lainnya</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Lokasi<br />
Lokasi sakit belakang yang paling sering adalah sakit pinggang, sebabnya adalah berat badan sebagian besar bertumpu pada tulang belakang lumbal yang terletak di pinggang itu. Selain itu, bila kita memutar tubuh maka pinggang yang paling berpotensi timbul „keseleo” (muscle strain).</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Beberapa penyebab sakit pinggang:<br />
Beberapa kondisi yang mendukung terjadinya sakit pinggang adalah tonus otot-otot pinggang tidak terjaga baik, kelebihan berat badan terutama di sekitar bagian perut/pinggang, gerakan mengangkat secara sembarangan, posisi duduk atau berdiri yang tidak baik sehingga memberikan beban ekstra pada pinggang</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Keseleo otot (muscle strain)/ otot yang tertarik. Otot yang tertarik/teregang termasuk tendon dan ligamen atau sendi yang meradang dapat menyebabkan sakit pinggang<br />
Spasme otot. Otot yang berkontraksi (spasm) merupakan akibat adanya kerusakan. Spasme ini sebenarnya dimaksudkan untuk mengistirahatkan bagian yang sakit sehingga mencegah kerusakan lebih lanjut<br />
Osteoartritis. Adalah proses penuaan sendi biasanya pada usia di atas 60 tahun. Terjadi kerusakan tulang rawan yang melapisi permukaan dalam sendi ruas tulang belakang.<br />
Sciatica. Nyeri karena terjepitnya saraf atau meradang, dirasakan di bagian pinggang, dapat menjalar ke bokong/bagian belakang tungkai<br />
Osteoporosis. Sekitar satu dari tiga wanita usia lebih dari 50 tahun merasakan sakit pinggang karena ada ruas tulang belakang yang keropos (osteoporosis) dengan fraktur-fraktur kecil di ruas tulang belakang, atau rapuh tergencet (compression fracture).<br />
Hernia bantalan. Suatu sobekan atau tekanan pada bantalan dapat menyebabkan bantalan menggembung atau pecah sehingga menekan saraf.<br />
Fibromyalgia. Sakit pinggang karena kekakuan otot dan tendon.<br />
Ginjal. Sakit pinggang juga dapat disebabkan gangguan dari organ dalam misalnya ginjal, antara lain pada penyakit infeksi baik akut maupun kronis, batu ginjal, bendungan pada ginjal dan sebagainya. Melalui pemeriksaan urin rutin di laboratorium biasanya diperoleh informasi penting tentang gangguan ginjal.<br />
Selain itu luka pada usus 12 jari yang terletak di bagian belakang, tidak jarang dirasakan sebagai nyeri yang menembus ke tulang belakang. Sakit pinggang dapat juga berasal dari organ dalam panggul (pelvis) misalnya: infeksi kandung kemih, endometriosis (jaringan endometrium dari kandungan /uterus yang berada diluar uterus), kanker ovarium (indung telur), kista ovarium, testis yang terputar dan sebagainya.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Risiko<br />
Seseorang berada pada risiko sakit pinggang bila: Bekerja pada konstruksi, atau pekerjaan yang memerlukan mengangkat barang berat, banyak membungkuk atau berputar atau vibrasi seluruh tubuh seperti pada pemakaian alat tumbuk /pemadat batu.<br />
Atau Punya postur tubuh yang jelek, Sedang hamil, Umur lebih dari 30 tahun,<br />
Perokok tanpa berolah raga atau kelebihan berat badan, Punya sakit sendi atau osteoporosis, Punya ambang batas nyeri yang rendah, Sering merasa stress dan atau depresi.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Pemeriksaan<br />
Sesudah dokter memeriksa fisik, dan menentukan arah penyebab sakit pinggang maka pemeriksaan-pemeriksaan penunjang yang dianjurkan antara lain:<br />
Pemeriksaan Rontgen tulang belakang, pemeriksaan EMG (Electro Myography), bila saraf terlibat, untuk memeriksa konduksi saraf, menemukan iritasi pada saraf.<br />
Pemeriksaan lebih lanjut misalnya MRI (Magnetic Resonance Imaging) atau CT Scan (Computed Tomography) untuk memeriksa keadaan bantalan, keadaan saraf, otot, ligamen, tulang rawan, tendon, dan sebagainya.<br />
Lain-lain: pemeriksaan densitas tulang untuk osteoporosis, bone scan untuk tumor-tumor.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Perlu Diwaspadai<br />
Kebanyakan sakit pinggang karena gangguan tulang belakang, otot tidak membahayakan, sekitar 80 – 90 % akan membaik, bisa sampai kurang lebih 6 minggu. Kalau strain otot atau ligamen agak hebat, dapat memakan waktu sampai 12 minggu.<br />
Sakit pinggang yang serius perlu diperiksa lebih dalam pada kondisi-kondisi:<br />
*) Gangguan kontrol kandung kencing atau usus besar<br />
*) Rasa baal di selangkangan atau sekitar anus<br />
*) Rasa lemah atau baal di tungkai<br />
*) Sakit pinggang yang mengganggu saat sedang tidur<br />
*) Demam<br />
*) Berat badan cepat turun<br />
*) Sakit pinggang mendadak tetapi tidak ada perbaikan dalam 1 – 2 minggu<br />
*) Riwayat penyakit kanker<br />
*) Sakit pinggang yang tidak mereda</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Hal yang Bisa dilakukan :</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Bila Anda merasakan nyeri pinggang, jangan terus punya pikiran yang membuat terlalu khawatir karena hal ini akan menambah ketegangan otot yang tentu bisa menambah sakit pinggang. Tapi tenangkan diri dan cobalah beberapa hal berikut ini:</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">* Ubahlah posisi Anda secara berkala apabila Anda harus duduk/berdiri/membungkuk yang terlalu lama. Bangunlah, bergerak, bungkukkan badan ke depan dan ke belakang.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">* Hangatkan bagian yang sakit selama 15 menit, satu atau dua kali seminggu (dengan menempelkan handuk hangat atau botol berisi air panas). Apabila kompres panas malah menambah rasa sakit, kompres dingin (es) dapat dicoba.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">* Pijatlah bagian yang sakit secara perlahan-lahan dengan mengoleskan krem/salep/balsem antisakit atau anti radang.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">* Bila perlu minumlah obat pereda rasa sakit seperti antalgin, parasetamol, aspiril sesuai dengan dosisnya.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">* Periksakan ke dokter bila sakit tidak berkurang, nyeri terasa menjalar ke arah kaki, tidak bisa bangun setelah membungkuk, atau air kencing berdarah/kotor/berbau busuk.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">* Panggil ambulans atau segera bawa ke rumah sakit bila nyeri pinggang disebabkan oleh jatuh atau pukulan pada tulang belakang, atau disertai dengan kelemahan pada kaki dan kehilangan kontrol buang air besar/air kecil.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Pencegahan<br />
Sakit pinggang pada dasarnya dapat dihindari bila kita dapat menjaga kondisi fisik dengan baik. Sebaiknya melakukan latihan-latihan aerobik yang teratur, tetapi yang tidak membebani pinggang, antara lain olahraga jalan, berenang, bersepeda, maupun senam-senam yang memperkuat dan memelihara fleksibilitas otot-otot belakang dan perut </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abdii.wordpress.com/129/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abdii.wordpress.com/129/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abdii.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abdii.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abdii.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abdii.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abdii.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abdii.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abdii.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abdii.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abdii.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abdii.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abdii.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abdii.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abdii.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abdii.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=129&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abdii.wordpress.com/2008/04/05/sakit-pinggang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9db803e868205938d5f01b772cb10233?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abdii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>REZEKI YANG TELAH DI TETAPKAN</title>
		<link>http://abdii.wordpress.com/2008/04/05/rezeki-yang-telah-di-tetapkan/</link>
		<comments>http://abdii.wordpress.com/2008/04/05/rezeki-yang-telah-di-tetapkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 01:31:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdii</dc:creator>
				<category><![CDATA[ROHANI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abdii.wordpress.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kesungguhan dalam mencari rezeki yang telah dijamin oleh Allah akan mendapatkannya, dan mengurangi dari apa yang diwajibkan padamu, adalah termasuk sifat yang menunjukkan bashiroh (mata hati) yang tertutup.&#8221; Sesuatu yang telah dijamin oleh Allah kepada seorang hamba adalah rezeki. Sesuatu yang dimintakan pertanggungjawaban oleh Allah adalah rezeki juga. Pertanggunganjawaban itu, tidak lain ialah menempatkan harta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=128&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8220;Kesungguhan dalam mencari rezeki yang telah dijamin oleh Allah akan mendapatkannya, dan mengurangi dari apa yang diwajibkan padamu, adalah termasuk sifat yang menunjukkan bashiroh (mata hati) yang tertutup.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sesuatu yang telah dijamin oleh Allah kepada seorang hamba adalah rezeki. Sesuatu yang dimintakan pertanggungjawaban oleh Allah adalah rezeki juga. Pertanggunganjawaban itu, tidak lain ialah menempatkan harta yang telah dianugerahkan Allah kepada para hamba ialah dengan menjadikan harta berfungsi ibadah. Dengan demikian setiap harta kekayaan yang dijamin oleh Allah kepada manusia, hendaklah berfungsi benar sebagai barang jaminan yang diberlakukan sebagai ibadah untuk kepentingan yang berfaedah bagi si pemilik dan bermanfaat pula bagi sesama hamba Allah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sebab harta yang menjadi jaminan itu akan ditarik kembali oleh Allah apabila harta itu tidak memberikan manfaat bagi agama, sesama hamba, dalam hubungannya dengan keagungan nama Allah Ta&#8217;ala. Jaminan itu, berarti Allah Swt adalah pemilik yang syah dari semua harta yang ada di tangan manusia. Allah Ta&#8217;ala akan ridho apabila rezeki Allah itu akan menghidupkan syariat, kesejahtraan para hamba Allah, dan tentu Allah akan murka apabila rezeki itu jatuh ke tempat maksiat.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Selain itu pengertian yang dapat diambil dari perkataan sungguh sungguh di atas, adalah menunjukan kemampuan yang cukup untuk mendapatkan rezeki yang telah ditebarkan Allah Ta&#8217;ala di muka bumi ini. Kesungguhan mendapat rezeki Allah itu menjadi suatu keharusan, bahkan bisa menjadi wajib apabila rezeki itu akan berguna bagi ibadah seorang hamba. Mencari rezeki Allah itu bagi manusia telah menjadi sunnatullah. Jaminan Allah atas rezeki manusia, sebagaimana Allah telah menjamin rezeki bagi seekor anak hewan yang baru lahir dan membiarkannya hidup, karena Allah telah menyediakannya rezeki. Demikian juga halnya binatang melata ketika lahir, mampu melangsungkan hidupnya karena jaminan Allah atas rezekinya masing masing. Sebagaimana Allah berfirman, &#8220;Tiada seekor binatang melata pun di muka bumi ini, melainkan telah dijamin oleh Allah rezekinya.&#8221;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dalam menuntut rezeki di dunia ini Allah tidak akan memaksa manusia agar mendapatkan harta yang berlimpah limpah. Manusia diberi kesempatan memenuhi kebutuhan hidupnya menurut kemampuan mereka masing masing. Yang diajarkan oleh Islam dalam masalah harta ialah agar manusia tidak bersikap berlebih lebihan. Karena sikap ini akan membawa ketamakan. Sedangkan ketamakan akan menjurus kepada kerakusan dan aniaya. Sikap rakus dan aniaya itu akan membutakan mata hati manusia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Orang mukmin ketika mencari rezeki dengan sungguh sungguh selalu memperhatikan pula cara ber-muamalah, sikap hati hati, serta mampu membedakan antara harta yang halal dan harta yang haram.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jaminan yang telah diberi oleh Allah dalam hal rezeki ini seperti difirmankan dalam Al-Qur anul Karim, &#8220;Perintahlah keluargamu mendirikan sholat, dan berlaku tabahlah menghadapi hidup. Tak perlu kamu bertanya soal rezeki.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Karena Allah Ta&#8217;ala telah menjamin rezeki hamba hamba-Nya, maka kesungguhan hamba untuk berikhtiar dan memohon dari Allah sangat dituntut. Pemberian Allah kepada manusia sesuai dengan ketaatan manusia kepada Allah.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Seperti sudah dijelaskan di atas, bahwa kedudukan seorang hamba dalam kaitannya dengan rezeki yang diterimanya dari Allah, sangat erat dengan anugerah yang harus dijaganya. Rezeki sebagai pemberian Allah, haram untuk disia siakan, dan wajib untuk dimanfaatkan bagi agama Allah dan sesama hamba-nya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Rezeki banyak kaitannya dengan persiapan manusia untuk berjumpa dengan Allah. Rezeki selain menjadi bekal hidup dunia, termasuk pula untuk bekal hidup di Akhirat. Apabila harta yang telah di-rezkikan kepada manusia dipergunakan untuk kepentingan agama dan amal soleh, seperti menginfakkan dan menzakatkannya. Allah Ta&#8217;ala berfirman dalam Al-Qur an &#8220;Berbekal bekallah kamu, maka sebaik baik bekal adalah menunjukkan ketakwaan kepada Allah.&#8221; </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ketakwaan dalam harta, tidak lain adalah memberikan harta itu kepada hamba Allah yang berhak menerima. Karena dalam harta setiap muslim itu terkandung hak orang orang dhu&#8217;afa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Narasumber: &#8220;Mutumanikam dari kitab Al-Hikam&#8221;.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abdii.wordpress.com/128/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abdii.wordpress.com/128/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abdii.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abdii.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abdii.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abdii.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abdii.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abdii.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abdii.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abdii.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abdii.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abdii.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abdii.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abdii.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abdii.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abdii.wordpress.com/128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=128&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abdii.wordpress.com/2008/04/05/rezeki-yang-telah-di-tetapkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9db803e868205938d5f01b772cb10233?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abdii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HIDUP SEHAT</title>
		<link>http://abdii.wordpress.com/2008/04/04/hidup-sehat/</link>
		<comments>http://abdii.wordpress.com/2008/04/04/hidup-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 05:48:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdii</dc:creator>
				<category><![CDATA[TIPS HIDUP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abdii.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[CREATINE DAN WATER Masih soal creatine. Bagi pecinta fitnes yang sudah memasukkan creatine dalam asupan suplemennya, ingat ini : jangan campur bubuk creatine dengan air sebelum Anda benar-benar siap meminumnya! Sebab, jika terlalu lama mendiamkannya bercampur dengan air, creatine akan berubah menjadi creatinine yang tidak berguna bagi tubuh. SIA -SIA TANGKIS FLU DENGAN VIT C [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=133&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color:#ff0000;"><a href="http://indrax.wordpress.com/2008/04/04/creatine-vs-water/"></a></span><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#00ccff;">CREATINE DAN WATER</span></span></strong><strong><span style="color:#ff0000;"><br />
</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;                     &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--></p>
<p><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-135" src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip1.jpg?w=175&#038;h=100" alt="" width="175" height="100" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><!--[endif]--><span class="style3"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Masih soal creatine. Bagi pecinta fitnes yang sudah memasukkan creatine dalam asupan suplemennya, ingat ini : jangan campur bubuk creatine dengan air sebelum Anda benar-benar siap meminumnya! Sebab, jika terlalu lama mendiamkannya bercampur dengan air, creatine akan berubah menjadi creatinine yang tidak berguna bagi tubuh.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ccff;"><strong>SIA -SIA TANGKIS FLU DENGAN VIT C</strong></span></p>
<h3 style="text-align:left;"><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_21.jpg"><br />
</a></h3>
<p style="text-align:left;">Wah! Ternyata Anda juga telah terkecoh selama ini. Ide untuk menggunakan vitamin C untuk menangkis flu ternyata sia-sia. Analisis terhadap 30 penelitian terhadap 11 ribu orang tidak menemukan bukti yang menunjukkan bahwa vitamin C –bahkan yang berdosis tinggi- dapat mencegah serangan flu. Vitamin ini justru baru berfungsi pada orang-orang yang mengalami tekanan fisik secara ekstrem, seperti pelari maraton dan tentara.untuk yang beraktivitas normal, khasiat vitamin C terhadap flu sangatlah kecil bahkan cenderung tidak ada. Anjuran untuk mengonsumsi 1000 miligram vitamin C per hari ini dicetuskan oleh pemenang nobel kimia tahun 70-an, Linus Pauling. Jumlah ini padahal 17 kali terlalu banyak dibandingkan kebutuhan seharusnya yang cukup 60 miligram saja –bisa didapatkan melalui segelas jus jeruk.Masih mau memboroskan uang Anda untuk membeli vitamin ini?</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#3366ff;">KONSUSMSI MINYAK ZAITUN CEGAH KERUSAKAN SEL OTAK</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;   &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--></p>
<h3 style="text-align:left;"><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_21.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-136" src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_21.jpg?w=130&#038;h=100" alt="" width="130" height="100" /></a></h3>
<p style="text-align:justify;"><!--[endif]--><span class="style4"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sejak ditemukannya manfaat kesehatan yang didapat dari diet Mediteranian, banyak studi yang mengungkapkan manfaat dari minyak zaitun. Penelitian terhadap minyak zaitun ini kembali dilakukan oleh Institut Nutrisi dan Teknologi Pangan Universitas Granada bekerja sama dengan </span></span><span class="style4"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tim</span></span><span class="style4"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></span><span class="style4"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Nutrisi</span></span><span class="style4"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></span><span class="style4"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">dari</span></span><span class="style4"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></span><span class="style4"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Hospital</span></span><span class="style4"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> Virgen de Las Nieves(</span></span><span class="style4"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Granada</span></span><span class="style4"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">). Mereka menemukan bahwa zaitun kaya akan polyphenol (antioksidan alami) yang dapat menyembuhkan penderita stress oksidatif dan juga amat bermanfaat dalam mencegah penuaan sel dan mencegah osteoporosis. Penelitian dilangsungkan dengan menguji sampel dari 15 kilang minyak zaitun. Penelitian inilah yang menemukan fakta kayanya zaitun akan polyphenol. Menurut profesor peneliti, zat ini memiliki substansi pencegah, melawan segala jenis penyakit oksidatif yang disebabkan oleh proses degeneratif.</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:13.5pt;"><span style="color:#00ccff;">SAYUR YANG DIMASAK TETAP BERGIZI</span><br />
</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;   &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-137" src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_3.jpg?w=100&#038;h=100" alt="" width="100" height="100" /></a><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Peneliti di Italia melaporkan bahwa memasak sayur dapat mempertahankan dan bahkan mendorong keluar kandungan gizi yang terdapat di dalam sayur tersebut daripada membiarkannya mentah. Namun semua ini juga tergantung pada metode memasaknya. Peneliti mengevaluasi efek dari tiga cara memasak yang paling sering digunakan di Italia merebus, mengukus, dan menggoreng terhadap kandungan gizi wortel, zucchini, dan brokoli. Menurut mereka, merebus dan mengukus mempertahankan senyawa antioksidan dalam sayur, sedangkan menggoreng menyebabkan hilangnya senyawa antioksidan dalam jumlah besar. Untuk brokoli, merebus sayur ini dapat meningkatkan kandungan glucosinolates di dalamnya, yaitu kumpulan senyawa yang mampu melawan kanker. Jadi, sebaiknya Anda memilih cara memasak yang paling tepat untuk tiap-tiap sayur sehingga kandungan gizinya dapat terjaga dan bahkan bertambah.</span><!--[endif]--></p>
<h3 style="text-align:justify;">EFEK KAFEIN PADA PRIA DAN WANITA</h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;   &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-138" src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_4.jpg?w=100&#038;h=100" alt="" width="100" height="100" /></a><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kafein ternyata sensitif terhadap jenis kelamin.Zat ini memberikan efek berbeda pada laki-laki dan perempuan. Pada perempuan, kafein meningkatkan tekanan darah dengan mempercepat detak jantung, yang mengakibatkan meningkatnya cardiac output (aliran darah yang dipompa jantung per menit). Sedangkan pada pria, kafein mempersempit pembuluh sehingga semakin menghambat aliran darah (penyempitan peripheral). Studi yang dilangsungkan oleh Universitas </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Oklahoma</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> ini juga menunjukkan bahwa kafein meningkatkan tekanan darah baik pada pria maupun wanita,dan lebih jauh lagi dapat menambah tekanan pada orang-orang yang menderita stres. Yang punya tekanan darah tinggi – terutama yang mengalami stres, batasi konsumsi kafein Anda!</span><!--[endif]--></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#00ccff;">SESENDUK GULA DAPAT MENGURANGI NYERI AKIBAT VAKSINASI</span></h3>
<p style="text-align:justify;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;   &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-139" src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_5.jpg?w=100&#038;h=100" alt="" width="100" height="100" /></a><span class="style4"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Studi menunjukkan memberi bayi dosis kecil larutan gula sebelum mereka disuntik akan mengurangi rasa sakit. Penelitian dilangsungkan dengan memberi gula kepada 38 bayi dan air putih kepada 45 bayi sebelum mereka melakukan serangkaian vaksinasi. Suntikan pertama, kedua, dan ketiga dilakukan pada menit kedua, kelima, dan ketujuh usai larutan diberikan. Untuk mengetahui kesakitan yang dialami bayi, peneliti skala mengukur tingkat tangis, ekspresi muka, perilaku, gerak tubuh, dan tidur. Hasilnya, tingkat rasa sakit bayi yang diberi gula lebih kecil daripada yang diberi air.Meski sukrosa tidak menghilangkan rasa sakit, namun pemberian larutan ini bisa menjadi terapi yang menyamankan karena membangkitkan kadar asetaminofen yang berfungsi untuk mengalihkan perhatian, menggenggam dan memberi makanan.</span></span><!--[endif]--></p>
<h3 style="text-align:justify;">STRETCHING IN OFFICE</h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:teal;">Bekerja menghadap komputer selama delapan jam bahkan lebih setiap hari mungkin bisa memberi Anda tambahan bonus dari bos di akhir bulan. Namun, duduk membungkuk selama itu lebih mungkin memberi bonus rasa sakit pada bahu dan dada.Untuk mengatasi, lakukan stretching secara berkala di sela-sela jam kerja atau setiap bahu dan dada Anda terasa kaku.Lakukan gerakan sederhana berikut : saat duduk, ulurkan kedua tangan Anda ke belakang tubuh.Pertemukan kedua telapak tangan dengan menggenggamkannya satu sama lain. Tekuk keduasiku ke atas hingga genggaman Anda mencapai tulang ekor. Bersamaan dengan itu, dorong<br />
siku ke belakang hingga Anda merasakan otot dada dan bahu tertarik.Tahan posisi ini antara 15-25 detik.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;">MINUM LAGI DAN LAGI</h3>
<p style="text-align:justify;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;   &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_6.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-140" src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_6.jpg?w=100&#038;h=100" alt="" width="100" height="100" /></a><span class="style5"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;">Yeah, semua orang pasti sudah paham pentingnya air putih. Apalagi bagi Anda penggemar fitness yang sedang dalam program pembentukan tubuh. Kontraksi otot melibatkan interaksi kompleks antara mineral &#8211; mineral di dalam tubuh. Ketidakcukupan air dapat menghilangkan konsentrasi elektrolit pada mineral yang bisa menimbulkan kram otot. Jadi, pastikan pasokan minum Anda terpenuhi. idealnya, minumlah 2-3 gelas 2 jam sebelum workout, lalu minum lagi dalam jumlah yang sama 15 menit sebelum mulai. timbang berat badan Anda -write it in your mind. Selanjutnya, selama latihan berlangsung, minumlah satu gelas air setiap 15 menit sekali. Setelah berakhir, hitung berat badan Anda lagi dan bandingkan dengan berat sebelum latihan! intinya minumlah 2 gelas air untuk setiap setengah kilogram berat badan yang berkurang.</span></span><!--[endif]--></p>
<p style="text-align:justify;">KEYAKINAN DIRI YANG SALAH DALAM LATIHAN UNTUK MEMBAKAR LEMAK</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;">Fitness center sudah menjadi trend baru belakangan ini baik bagi anak-anak muda maupun orang dewasa baik cowok maupun cewek dalam usahanya untuk mendapatkan badan yang lebih baik, lebih ideal. </span><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;">Ada</span><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;"> yang ingin menambah berat badan, ada yang ingin membentuk tubuh yang lebih berotot, dan banyak juga yang ingin mengurangi berat badan. Tetapi karena terlalu banyaknya informasi atau bahkan terlalu banyaknya informasi yang beredar menjadikan munculnya mitos disana sini seputar latihan untuk membakar lemak.</span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;">Mitos-mitos tersebut antara lain:</span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><strong><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;">1. Datang ke gym, langsung cardio, dan setelah 30-45 menit baru melalukan angkat beban. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;">Yang terpenting adalah cardio untuk membakar lemak, maka lakukan yang terpenting dahulu, begitu datang, langsung cardio selama masih kuat, kurang lebih 30 sampai 45 menit, setelah itu istirahat sebentar, dan kemudian angkat beban supaya dapat bonus badan yang lebih terbentuk. Kira-kira seperti itu lah pemikiran 99% orang yang ingin mengurangi berat badannya. Cardio di awal latihan tidaklah membakar lemak seperti yang kita perkirakan. Kita suka memikirkan apa yang kita mau, padahal sebenarnya bukanlah hal itu yang terjadi. Cardio di awal latihan membakar gula darah kita sampai habis apabila dilakukan selama 30-45 menit. Sedangkan latihan beban setelah cardio berikutnya malah membutuhkan <strong>hanya</strong> gula darah. Hal itu akan membuat kita terasa lemas, dan kurang tenaga. Latihan beban membutuhkan gula sedangkan gula sudah kita habiskan melalui cardio. Apa yang akan terjadi ? Tubuh akan mengambil protein untuk dijadikan gula baru untuk pasokan energy. Dan masalahnya, protein diambil dari otot. Anda ingin membentuk otot sambil mengambil protein dari otot ? Itu sama dengan mengkanibal tubuh Anda sendiri. Lakukan cardio setelah selesai latihan beban untuk pembakaran yang optimal. Anda akan merasa lapar setelah 10-15 menit pertama cardio, teruskanlah karena itu tandanya Anda mulai membakar lemak Anda.</span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><strong><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;">2. Lari di treadmill membakar lemak</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;">Kalau cardio bertujuan membakar lemak, maka semakin keras kita berusaha maka semakin banyak lemak kita yang dibakar. Padahal lari sama sekali tidak membakar lemak. Semakin cepat kita lari, tubuh kita membutuhkan energy yang cepat juga, yaitu gula darah. Mengubah lemak tubuh menjadi energy membutuhkan proses yang lama, sedangkan lari membutuhkan energy yang cepat, sehingga tubuh mengabaikan lemak dan malah membakar gula darah. Kalau gula darah habis dan kita masih tetap lari, maka tubuh akan mengambil protein dari otot lagi untuk energy. Untuk membakar lemak di treadmill Anda cukup berjalan cepat saja, dengan target detak jantung sekitar 65%. Lakukan selama 45 menit setiap hari, maka berat Anda akan turun secara perlahan.</span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><strong><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;">3. Semakin kita berkeringat semakin banyak lemak yang dibakar</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;">Mitos yang satu ini melekat begitu kuat di benak masing-masing orang yang ingin membakar lemak. Mereka berpikira bahwa olahraga membakar lemak dan olahraga yang begitu keras biasanya membuat mereka berkeringat begitu deras. Hal tersebut mengakibatkan banyak orang ‘mencari keringat’ untuk membakar lemak. Apabila itu yang terjadi alangkah enaknya membakar lemak, kita cukup tidur di parkiran motor di gedung kantor kita, pada siang hari sepanas mungkin. Saya yakin sekali dalam 10 menit keringat kita akan sangat banyak. Keringat diproduksi oleh kelenjar-kelenjar dibawah kulit kita, dan keringat tugasnya adalah untuk menjaga suhu tubuh kita. Keringat bukan patokan pembakaran lemak, karena apabila kita berolahraga di tempat yang sangat dingin, tentunya kita tidak akan berkeringat, dan apakah itu berarti kita tidak membakar lemak sama sekali? Berolahraga sampai berkeringat memang enak tetapi jangan jadikan patokan bahwa lemak terbakar apabila kita berkeringat.</span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><strong><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;">4. Latihan beban hanya melatih otot dan tidak penting untuk menurunkan berat badan</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;">Orang juga suka mengabaikan latihan otot dan menganaktirikan latihan beban ketika ingin mengurangi berat badannya. Hal ini terjadi terutama di kalangan wanita. Pembakaran lemak, terjadi sebenarnya di dalam sel otot kita. Semakin otot kita terlatih, semakin cepat kita menurunkan berat badan.  Apabila Anda ingin menurunkan berat badan, baik cowok maupun cewek, sebaiknya Anda mulai melatih diri Anda menggunakan beban. Latihan beban juga membutuhkan energy di dalam sel otot yang disebut ATP. ATP akan habis ketika kita berlatih dan efeknya adalah kita merasa capek. Setelah selesai latihan beban, kita kita sudah beristirahat, ATP ini akan diproduksi lagi oleh tubuh, dan ternyata, pembuatan ATP untuk energy ini juga menggunakan lemak sebagai bahan bakar proses produksi nya. Dengan kondisi seperti ini, latihan beban ternyata bisa membakar lemak lebih banyak lagi bukan sewaktu latihan tetapi bahkan setelah kita selesai latihan.</span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><strong><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;">5. Sit up dapat menguruskan perut (sayang saya kurang kuat sit up sehingga perut saya masih gendut)</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;">Saya sering sekali mendengar orang mengatakan, saya sudah sit up 100x setiap hari, tetapi kenapa perut saya belum kecil-kecil. Sit up adalah latihan yang gunanya adalah melatih otot perut, tidak ada hubungannya sama sekali dengan lemak di daerah perut. Otot dan lemak adalah dua hal yang berbeda dan sit up tidak membakar lemak di daerah tersebut. Bayangkan ada orang gemuk yang kemudian berhasil kurus, dan pipinya yang semula gemuk ikut menjadi kurus. Apakah orang tersebut melatih pipinya ?</span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 0 0.0001pt;"><strong><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:Helvetica;">5.5 Mendaftar dan datang ke gym berarti saya sudah membakar lemak (tidak tahu kenapa koq saya masih gendut)</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Ketika memperhatikan beberapa teman yang ingin menguruskan tubuhnya, membuang beberapa kg lemak di tubuhnya, yang mereka lakukan pertama kali adalah datang ke gym, daftar dan bergabung disana. Mereka tanpa tujuan melatih tubuhnya di gym tersebut, bersepeda, atau treadmill, kemudian berjalan kesana kemari berlatih menggunakan mesin-mesin latihan disana sini. Tetapi setelah 3-4 minggu, tubuh mereka tidak pernah ada perubahan. Mereka mengatakan bahwa mereka sudah latihan, pembakaran lemak cukup tinggi karena sudah ‘berolahraga’ dan bergabung di gym terkenal. Menurut penilaian saya, memang benar mereka berolahraga (dibandingkan dengan tiduran sih masih tergolong berolahraga:P) tetapi yang mereka lakukan intensitasnya sangat kurang. Mereka tidak berusaha maksimal mengangkat beban. Mereka beralasan bahwa sudah berumur dan tidak sekuat yang masih muda. Atau apapun alasannya, selalu ada saja alasan yang menghalangi mereka untuk berusaha mengangkat lebih berat, atau berlatih lebih intens. Anda harus menetapkan tujuan latihan Anda. 3-4 minggu di gym tanpa perubahan di tubuh Anda berarti yang Anda lakukan adalah salah. Cari intrusktur, ikut personal trainer, lakukan apapun untuk memperbaiki hal itu</p>
<h3 style="text-align:justify;"><!--[if !supportLineBreakNewLine]--> <!--[endif]--></h3>
<p><strong><span style="font-size:13.5pt;"><br />
</span></strong></p>
<h3 style="text-align:justify;">APAKAH PROTEIN (AMINO) BERBAHAYA BAGI TUBUH</h3>
<p style="text-align:justify;">Menanggapi isu yang beredar beberapa hari terakhir ini mengenai perdebatan apakah protein dan suplementasi amino berbahaya bagi tubuh atau apakah misalnya dapat menyebabkan gagal ginjal, maka saya menulis artikel ini untuk mengklarifikasi tulisan mengenai hal tersebut yang telah beredar di media cetak.</p>
<p style="text-align:justify;">Perlu Anda ketahui, protein adalah bahan baku <strong>utama </strong>pembentukan sel-sel tubuh manusia. Protein sangat penting bagi tubuh kita, dan jumlahnya adalah nomor dua terbanyak dalam tubuh setelah air. Bahkan antibodi tubuh untuk melawan semua penyakit juga terbuat dari protein. Semua enzim pencernaan dan berbagai hormon dalam tubuh kita semua terbuat dari protein. Tetapi masih banyak sekali orang yang kurang memahami dan menyalahartikan masalah protein ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Protein adalah salah satu substansi yang terdapat di dalam tubuh manusia. Protein terdiri dari banyak sub unit yang dinamakan asam-asam amino. Sebanyak 9 jenis asam amino tersebut dikategorikan esensial dan kita butuh mengkonsumsinya setiap hari karena tidak diproduksi oleh tubuh. Sementara 11 jenis yang lain bisa diproduksi oleh tubuh kita sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti yang ditulis di media cetak beberapa hari yang lalu, seseorang membutuhkan protein sekitar 1 sampai 1,5 kali berat tubuh kita. Artinya, apabila misalnya berat tubuh kita adalah 60 Kg maka kita membutuhkan sekitar 60-90 gram protein per hari. Ini adalah jumlah kebutuhan protein untuk orang beraktifitas normal. Sedangkan apabila kita melakukan latihan fitnes dan olahraga ketahanan tubuh lainnya, yang mana sel-sel tubuh kita semakin banyak yang rusak sewaktu berlatih dan berolahraga, maka tubuh membutuhkan protein lebih banyak daripada kebutuhan protein orang beraktifitas normal.</p>
<p style="text-align:justify;">Suplementasi amino hanya berkisar antara 1-2 gram per butirnya. Artinya, diperlukan sekitar 30-45 butir suplemen amino cuma untuk memenuhi kebutuhan protein harian saja tanpa melewati ambang batas kebutuhan. Daging sapi sebanyak 100 gram mengandung protein sekitar 18-19 gram. Jadi butuh lebih dari 300 gram daging sapi untuk membuat kita memenuhi kebutuhan protein sehari-hari. Faktanya, pola makan kebanyakan orang Indonesia sangat jarang dalam kondisi kelebihan protein.</p>
<p style="text-align:justify;">Ahli nutrisi Delia A. Hammock, MS., R.D. dalam artikelnya di buku <em>TOTAL NUTRITION: The Only Guide You’ll Ever Need</em> mengatakan bahwa tidak pernah dapat dibuktikan bahwa kelebihan protein dapat menyebabkan gagal ginjal. Tetapi kelebihan protein dapat membebani kerja ginjal yang dalam kondisi <strong>sudah sakit sebelumnya karena penyakit.</strong> Bagi orang yang mengalami gangguan ginjal, dokter bahkan mengawasi konsumsi protein baik dalam bentuk daging, ayam, susu, dan lain-lain. Sedangkan kondisi kelebihan konsumsi protein sama sekali tidak menjadi masalah bagi orang normal dan <strong>tidak akan menyebabkan</strong> terjadinya penyakit gagal ginjal.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti halnya orang yang terkena diabetes maka akan disarankan untuk berhati-hati dalam memilih sumber karbohidratnya, seperti sebaiknya menghindari makan nasi (diganti dengan beras merah). Namun tentunya kita tidak lantas bisa menyimpulkan misalnya: “Jangan makan nasi terlalu banyak, nanti akan terkena diabetes!” Justru menurut pendapat saya pribadi, merokok jauh lebih berbahaya daripada mengkonsumsi protein yang cukup untuk keperluan tubuh kita sehari-hari. Bahkan di kotak bungkus rokok pun sudah tertulis jelas bahwa merokok dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan, tetapi kenapa tidak pernah diekspos lebih serius?</p>
<p style="text-align:justify;">Kesimpulan yang dapat kita tarik dari hal ini adalah bahwa protein terbuat dari asam amino, dan suplementasi atau adanya konsumsi tambahan protein dan amino sangat aman bagi tubuh kita. Suplementasi protein dan amino tidak dapat menyebabkan gagal ginjal dan juga tidak pernah ada percobaan yang berhasil membuktikan bahwa protein berbahaya bagi ginjal. Bahkan protein yang cukup sangat dibutuhkan bagi kita untuk kerja dan metabolisme tubuh secara optimal dan mempertahankan kesehatan tubuh, apalagi untuk orang-orang yang melakukan aktifitas diatas normal seperti mereka yang melakukan latihan fitnes dan olahraga ketahanan tubuh lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetap berolahraga dan berpikir kritis demi kesehatan tubuh Anda. Salam.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abdii.wordpress.com/133/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abdii.wordpress.com/133/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abdii.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abdii.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abdii.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abdii.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abdii.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abdii.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abdii.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abdii.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abdii.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abdii.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abdii.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abdii.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abdii.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abdii.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=133&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abdii.wordpress.com/2008/04/04/hidup-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9db803e868205938d5f01b772cb10233?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abdii</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_21.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_3.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_4.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_5.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/clip_6.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>RASA SAKIT KETIKA SAKARATUL MAUT MENJEMPUT</title>
		<link>http://abdii.wordpress.com/2008/04/04/rasa-sakit-ketika-sakaratul-maut-menjemput/</link>
		<comments>http://abdii.wordpress.com/2008/04/04/rasa-sakit-ketika-sakaratul-maut-menjemput/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 02:31:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdii</dc:creator>
				<category><![CDATA[NASHUHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abdii.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kalau sekiranya kamu dapat melihat malaikat-malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir, seraya memukul muka dan belakang mereka serta berkata: &#8216;Rasakanlah olehm u siksa neraka yang membakar.&#8217; (Niscaya kamu akan merasa sangat ngeri) (QS. Al-Anfal {8} : 50). Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedang para malaikat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=126&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"></span><br />
<span style="font-family:Verdana;color:maroon;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:maroon;">&#8220;<em><span style="font-style:italic;">Kalau sekiranya kamu dapat melihat malaikat-malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir, seraya memukul muka dan belakang mereka serta berkata: &#8216;Rasakanlah olehm u siksa neraka yang membakar.&#8217;</span></em> (Niscaya kamu akan merasa</span></span><span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;"> </span></span><span style="font-family:Verdana;color:maroon;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:maroon;">sangat ngeri) </span></span><span style="font-family:Verdana;color:#00407f;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:#00407f;">(QS. Al-Anfal {8} : 50).</span></span><br />
<em><span style="font-family:Verdana;color:maroon;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:maroon;font-style:italic;"><br />
Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya (sambil berkata): &#8216;Keluarkanlah nyawamu!&#8217;</span></span></em><br />
<em><span style="font-family:Verdana;color:maroon;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:maroon;font-style:italic;"><br />
Pada hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengata kan terhadap Alloh (perkataan) yang tidak benar dan karena kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya</span></span></em><span style="font-family:Verdana;color:maroon;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:maroon;">&#8220;. </span></span><span style="font-family:Verdana;color:#00007f;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:#00007f;">(Qs. Al-An&#8217;am : 93).</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Cara Malaikat Izrail mencabut nyawa tergantung dari amal perbuatan orang yang bersangkutan, bila orang yang akan meninggal dunia itu durhaka kepada Alloh, maka Malaikat Izrail mencabut nyawa secara kasar. Sebaliknya, bila terhadap orang yang soleh, cara mencabutnya dengan lemah lembut dan dengan hati-hati. Namun demikian peristiwa terpisahnya nyawa dengan raga tetap teramat menyakitkan.</span></span><br />
<strong><span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;font-weight:bold;"><br />
&#8220;Sakitnya sakaratul maut itu, kira-kira tiga ratus kali sakitnya dipukul pedang&#8221;.</span></span></strong><strong><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;font-weight:bold;"> (H.R. Ibnu Abu Dunya).</span></span></strong><br />
<span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><br />
</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Di dalam <span class="yshortcuts"><span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">kisah Nabi Idris</span> a.s</span>, beliau adalah seorang ahli ibadah, kuat mengerjakan sholat sampai puluhan raka&#8217;at dalam sehari semalam dan selalu berzikir di dalam kesibukannya sehari-hari. Catatan amal Nabi Idris a.s yang sedemikian banyak, setiap malam naik ke langit. Hal itulah yang sangat menarik perhatian Malaikat Maut, Izrail.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Maka bermohonlah ia kepada Alloh Swt agar di perkenankan mengunjungi Nabi Idris a.s. di dunia. Alloh Swt, mengabulkan permohonan Malaikat Izrail, maka turunlah ia ke dunia dengan menjelma sebagai seorang lelaki tampan, dan bertamu kerumah Nabi Idris.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;"><br />
&#8220;Assalamu&#8217;alaikum, yaa Nabi Alloh&#8221;.</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> Salam Malaikat Izrail,</span></span><br />
<span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8220;</span></span><span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;">Wa&#8217;alaikum salam wa rahmatulloh</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8220;. Jawab Nabi Idris a.s.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Beliau sama sekali tidak mengetahui, bahwa lelaki yang bertamu ke rumahnya itu adalah Malaikat Izrail.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Seperti tamu yang lain, Nab i Idris a.s. melayani Malaikat Izrail, dan ketika tiba saat berbuka puasa, Nabi Idris a.s. mengajaknya makan bersama,  namun di tolak oleh Malaikat Izrail.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Selesai berbuka puasa, seperti biasanya, Nabi Idris a.s mengkhususkan waktunya &#8220;menghadap&#8221;. Alloh sampai keesokan harinya. Semua itu tidak lepas dari perhatian Malaikat Izrail. Juga ketika Nabi Idris terus-menerus berzikir dalam melakukan kesibukan sehari-harinya, dan hanya berbicara yang baik-baik saja.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Pada suatu hari yang cerah, Nabi Idris a.s mengajak jalan-jalan &#8220;tamunya&#8221; itu ke sebuah perkebunan di mana pohon-pohonnya sedang berbuah, <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">ranum</span> dan menggiurkan. </span></span><span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;">&#8220;Izinkanlah saya memetik buah-buahan ini untuk kita&#8221;.</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">pinta</span> Malaikat Izrail (menguji Nabi Idris a.s).</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;"><br />
&#8220;Subhanalloh, (Maha Suci Alloh)&#8221;</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> kata Nabi Idris a.s.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;"><br />
&#8220;Kenapa?&#8221;</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> Malaikat Izrail pura-pura terkejut.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;"><br />
&#8220;Buah-buahan ini bukan milik kita&#8221;</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">. Ungkap Nabi Idris a.s.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Kemudian Beliau berkata: &#8220;</span></span><span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;">Semalam anda menolak makanan yang halal, kini anda menginginkan makanan yang haram</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8220;.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Malaikat Izrail tidak menjawab. Nabi Idris a.s perhatikan wajah tamunya yang tidak merasa bersalah. Diam-diam beliau penasaran tentang tamu yang belum dikenalnya itu. Siapakah gerangan pikir Nabi Idris a.s.</span></span><br />
<span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8220;</span></span><span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;">Siapakah engkau sebenarnya?</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8221; tanya Nabi Idris a.s.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;"><br />
&#8220;Aku Malaikat Izrail&#8221;.</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> Jawab Malaikat Izrail.&lt; /FONT&gt;</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Nabi Idris a.s terkejut, hampir tak percaya, seketika tubuhnya bergetar tak berdaya.<br />
</span></span><span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;"><br />
&#8220;Apakah kedatanganmu untuk mencabut nyawaku?&#8221;</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> selidik Nabi Idris a.s serius.<br />
</span></span><span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;"><br />
&#8220;Tidak&#8221;</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> Senyum Malaikat Izrail penuh hormat.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;"><br />
&#8220;Atas izin Alloh, aku sekedar berziarah kepadamu&#8221;.</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> Jawab Malaikat Izrail.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Nabi Idris manggut-manggut, beberapa lama kemudian beliau hanya terdiam.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;"><br />
&#8220;Aku punya keinginan kepadamu&#8221;.</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> Tutur Nabi Idris a.s</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;"><br />
&#8220;Apa itu? Katakanlah!&#8221;</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">. Jawab Malaikat Izrail.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;"><br />
&#8220;Kumohon engkau bersedia mencabut nyawaku sekarang. Lalu mintalah kepada Alloh SWT untuk menghidupkanku kembali, agar bertambah rasa takutku kepada-Nya dan meningkatkan amal ibadahku&#8221;</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">. Pinta Nabi Idris a.s.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
&#8220;Tanpa seizin Alloh, aku tak dapat melakukannya&#8221; , tolak Malaikat Izrail. Pada saat itu pula Alloh SWT memerintahkan Malaikat Izrail agar mengabulkan permintaan Nabi Idris a.s.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Dengan izin Alloh Malaikat Izrail <span class="yshortcuts">segera</span> mencabut nyawa Nabi Idris a.s. sesudah itu beliau wafat.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Malaikat Izrail menangis, memohonlah ia kepada Alloh SWT agar menghidupkan Nabi Idris a.s. kembali. Alloh mengabulkan permohonannya. Setelah dikabulkan Allah Nabi Idris a.s. hidup kembali.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8220;</span></span><span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;">Bagaimanakah rasa mati itu, sahabatku?</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8221; Tanya Malaikat Izrail.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;"><br />
&#8220;Seribu kali lebih sakit dari binatang hidup dikuliti&#8221;.</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> Jawab Nabi Idris a.s.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
&#8220;</span></span><span style="font-family:Verdana;color:blue;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:blue;">Caraku yang lemah lembut itu, baru kulakukan terhadapmu</span></span><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8220;. Kata Malaikat Izrail.</span></span><br />
<span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
MasyaAlloh, lemah-lembutnya Malaikat Maut (Izrail) itu terhadap Nabi Idris a.s. Bagaimanakah jika sakaratul maut itu, datang kepada kita? Siapkah kita untuk menghadapinya?</span></span></p>
</div>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-family:Verdana;color:black;font-size:small;"></span></span></strong></div>
<p><span style="font-family:Times New Roman;color:black;font-size:small;"><span style="font-size:12pt;"><br />
</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abdii.wordpress.com/126/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abdii.wordpress.com/126/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abdii.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abdii.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abdii.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abdii.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abdii.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abdii.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abdii.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abdii.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abdii.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abdii.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abdii.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abdii.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abdii.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abdii.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=126&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abdii.wordpress.com/2008/04/04/rasa-sakit-ketika-sakaratul-maut-menjemput/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9db803e868205938d5f01b772cb10233?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abdii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HANYA SUJUD KE PADA ALLAH SWT</title>
		<link>http://abdii.wordpress.com/2008/04/03/hanya-sujud-ke-pada-allah-swt/</link>
		<comments>http://abdii.wordpress.com/2008/04/03/hanya-sujud-ke-pada-allah-swt/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 01:44:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdii</dc:creator>
				<category><![CDATA[ROHANI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abdii.wordpress.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para maaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri (QS.16: 49) &#160; Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak-cucuku, orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Rabb kami, perkenankan do’aku. [QS Ibrahim:40] Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=103&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Calibri;">Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada<br />
di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para<br />
maaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri<br />
(QS.16: 49)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Calibri;">Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak-cucuku, orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Rabb kami, perkenankan do’aku. [QS Ibrahim:40]</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Calibri;">Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Ilah (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. [QS Thaha :14]</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Calibri;">Sesungguhnya, orang yang mendapat pahala paling besar dalam shalat ialah yang paling jauh jalannya, kemudian yang lebih jauh. Orang yang menunggu shalat sampai shalat bersama imam, lebih besar pahalanya dari orang yang shalat, kemudian tidur. Dalam riwayat Abu Kuraib, (disebutkan): sampai shalat bersama imam dalam jama’ah. [Diriwayatkan oleh Muslim]</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Calibri;">Dan Dia menjadikan aku seorang yang berbakti di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup. [QS Maryam :31]</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Calibri;">Perjanjian antara aku dan mereka adalah shalat. Barangsiapa yang meninggalkannya, maka telah berbuat kekafiran.[Diriwayatkan oleh At Tirmidzi]</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Calibri;">Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu):Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling. [QS Al Baqarah :83]</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Calibri;">Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rizki kepadamu, Kamilah yang memberi rizki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertaqwa. [QS Thaha:132]</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Calibri;">Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut namaNya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang, laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak [pula] oleh jual beli dari mengingat Allah, mendirikan shalat, dan membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang [di hari itu] hati dan penglihatan menjadi goncang. [QS An Nur:36-37]</span></p>
<p><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/1.jpg" title="1.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/1.thumbnail.jpg?w=468" alt="1.jpg" /></a><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/2.jpg" title="2.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/2.thumbnail.jpg?w=468" alt="2.jpg" /></a><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/3.jpg" title="3.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/3.thumbnail.jpg?w=468" alt="3.jpg" /></a><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/4.jpg" title="4.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/4.thumbnail.jpg?w=468" alt="4.jpg" /></a><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/5.jpg" title="5.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/5.thumbnail.jpg?w=468" alt="5.jpg" /></a><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/6.jpg" title="6.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/6.thumbnail.jpg?w=468" alt="6.jpg" /></a><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/7.jpg" title="7.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/7.thumbnail.jpg?w=468" alt="7.jpg" /></a><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/8.jpg" title="8.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/8.thumbnail.jpg?w=468" alt="8.jpg" /></a><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/9.jpg" title="9.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/9.thumbnail.jpg?w=468" alt="9.jpg" /></a><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/10.jpg" title="10.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/10.thumbnail.jpg?w=468" alt="10.jpg" /></a><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/12.jpg" title="12.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/12.thumbnail.jpg?w=468" alt="12.jpg" /></a><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/11.jpg" title="11.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/11.thumbnail.jpg?w=468" alt="11.jpg" /></a><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/13.jpg" title="13.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/13.thumbnail.jpg?w=468" alt="13.jpg" /></a><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/14.jpg" title="14.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/14.thumbnail.jpg?w=468" alt="14.jpg" /></a><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/15.jpg" title="15.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/15.thumbnail.jpg?w=468" alt="15.jpg" /></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abdii.wordpress.com/103/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abdii.wordpress.com/103/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abdii.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abdii.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abdii.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abdii.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abdii.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abdii.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abdii.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abdii.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abdii.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abdii.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abdii.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abdii.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abdii.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abdii.wordpress.com/103/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=103&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abdii.wordpress.com/2008/04/03/hanya-sujud-ke-pada-allah-swt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9db803e868205938d5f01b772cb10233?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abdii</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/1.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/2.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/3.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/4.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">4.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/5.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">5.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/6.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">6.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/7.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">7.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/8.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">8.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/9.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">9.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/10.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">10.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/12.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">12.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/11.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">11.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/13.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">13.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/14.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">14.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/15.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">15.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RAFA DI TONTON</title>
		<link>http://abdii.wordpress.com/2008/04/03/rafa-di-tonton/</link>
		<comments>http://abdii.wordpress.com/2008/04/03/rafa-di-tonton/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 00:54:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdii</dc:creator>
				<category><![CDATA[RAFA KECIL KU]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abdii.wordpress.com/2008/04/03/rafa-di-tonton/</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=102&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="center"><a href="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/29424207bc232072_o.jpg" title="29424207bc232072_o.jpg"><img src="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/29424207bc232072_o.thumbnail.jpg?w=468" alt="29424207bc232072_o.jpg" /></a></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abdii.wordpress.com/102/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abdii.wordpress.com/102/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abdii.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abdii.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abdii.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abdii.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abdii.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abdii.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abdii.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abdii.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abdii.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abdii.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abdii.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abdii.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abdii.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abdii.wordpress.com/102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abdii.wordpress.com&amp;blog=919139&amp;post=102&amp;subd=abdii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abdii.wordpress.com/2008/04/03/rafa-di-tonton/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9db803e868205938d5f01b772cb10233?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abdii</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abdii.files.wordpress.com/2008/04/29424207bc232072_o.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">29424207bc232072_o.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
